Pada pendakian ke gunung merbabu yang
menggunakan jalur selo ini kita bisa melewati desa thekelan maupun desa kunthel
dari keduanya akan menemui jalan yang sama pada pertengahan pendakian namun
lebih enaknya kita melewati desa kuntel karena berbagai sebab yang ada. Desa
kunthel sendiri bisa di akses melalui kota salatiga dengan menggunakan mini bus
jurusan salatiga magelang, kemudian turun kita turunnya di area wisata kopengatau bumi perkemahan umbul songo.
Setelah itu kita berjalan kaki menyusuri jalan setapak berbatu yang lumayan
lebar yang ada di sebelah kiri bumi perkemahan umbul songo dengan jarak sekitar
2,5 KM. setelah kita lewati umbul songo kita berjalan 500M kita belok kiri agar
bisa sampai pada desa tekhelan .namun kalau menuju desa chunthel kita cukup
ikuti saja jalan berbatu tadi hingga ujung nantu di sana banyak tanda2 yang
member arah kepada kita tuknyampai desa cunthel. Pada bascame cunthel ini kita
berada di tengah perkampungan warga, sehingga saya sarankan kalo mau mengisi
persediaan air ataupun mau beli soufenir bisa di lakukan di tempat ini.
Menuju pos 1
Setelah kita dari bascame tadi perjalanan berlanjut dengan melintasi
perkebunan penduduk yang medannya sudah mulai sedikit menanjak dan berdebu bila
di musim kemarau. Sebaiknya harus bisa mengantisipasinya sebelum melakukan
pendakian. Setelah 30 menit kita melewati perbukitan kita akan tiba di pos
bayangan I. di tempai ini lumayan teduh
dan rindang tempatnya. Kita lanjutkan perjalanna lagi dengan menempuh model
jalanan yang sama yakni berdebu kita akan sampai pada pos bayangan yang keII,
di tempat ini juga terdapat bangunan gubuk spt pada pos bayangan I.
Perjalanan menuju pos ke2
Perjalanan berlanjut menuju pos ke 2 atau
biasa disebut dengan pos pemancar karena terdapat pemancar radio di tempat ini. Pada jalur ini kita
mulai menemuklan jalur yang lumayan terbuka dikiri dan kanan perjalanan banyak
di tumbuhi tanaman ilalang saja dan sedikit ad pohon2 pinus pada pos pemancar
atau gunung watu tulis kita sudah berada pada ketringgian 2.896Mdpl pada pos ini pula kita bisa menemukan banyak
batu2 besar yang bisa kita gunakan sbgai tempat peristirahatan dari badai dan
angin yang kencang.pada pos ini pula kita akan mendapatkan sebuah pemandangan
yang elok sekali, dimana kita bisa melihat gunung sindoro dan sumbing serta gunung
ungaran yang sedikit tertutup dengan gunung telomoyo.
Menuju pos3
Setelah kita sejenak beristirahat pada pos
ke2 kita berlanjut perjalann menuju pos helipad, dari sana kita harus melewati
turunan yang memikiti pemandangan yang amat luar biasa dengan paparan gunung
kukusan yang di puncahnya Nampak warna putih seperti muntahan belerang yg
mongering dan di sekitarnya terdapat kawah yang berwarna keputihan dan di
dekaynya terdapat sebuah mata air. Namun bagi kalian harus pintar2 tuk bisa
membdakan antara air bersih dan air yang mengandung belerang. Setelah kita dari pos helipad atau orang2
bias menyebutnya juga pos ke3 kita berlanjut perjalanan dengan medan berupa
tanjakan yang terjal serta jurang disisikanan dan kirinya. Orang2 biasa
menyebutnya dengan jembatan setan.
Setelah melewati jembatan setan kita akan
menjumpai tertigaan, bila kita ke kiri kita kan sampai pad puncak sarif dank e
kanan akan menuju puncak kenteng songo yang memanjang. Dari pertigaan ini kita
dengan menempuh sekitar 45 menit kearah
kanan kita akan sampai pada puncak kenteng songo.
Puncak kenteng songo.
Pada punck ini kita mendapatkan sensasi
yang luar biasa denagan pemandangan yang sanmgat indah sekali, di antaranya
kita bisa memendangi puncak gunung merapi yang mengempulkan asap putihnya
setiap saatdan nampaknya sangat dekat sekali. Kita melihat kea rah barat Nampak
gunung sindoro dan sumbing yang amat jelas dan berdiri berdampingan dan yang
agak sedikit dekat lagi kita bis melihat puncak ungaran dan telomoyo, sedangkan
di kejauhan kita melihat kea rah timur terlihat gunung lawu yang agi sendirian
denagn puncaknya memanjang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar